Breaking News!

Cegah Efek Negatif Makan Mie Instant Dengan Bawang Putih

Jakarta, majalahspektrum.com – SIAPA yang tidak suka mi instan? Sepertinya hampir semua orang suka mi instan. Bahkan miliarder asal Tiongkok pemilik e-commerce Alibaba, Jack Ma, menyukai makanan tersebut. Tapi satu hal yang menarik, ada satu foto dimana saat Jack menyantap mi instan, ada semangkok kecil acar bawang putih di depannya. Untuk apa kira-kira acar bawang putih tersebut?

Efek sering konsumsi mi instan bagi kesehatan

Sebelum membahasnya lebih lanjut, mari ketahui bahaya di balik menyantap mi instan. Meski enak dan praktis, mi instan memiliki beberapa bahaya yang mengintai kesehatan tubuh. Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter, Selasa (4/9/2018), salah satu yang paling mencolok adalah meningkatkan risiko hipertensi.

“Bumbu mi instan mengandung kadar natrium yang tinggi. Natrium merupakan suatu zat yang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Jadi, jika Anda mengonsumsi mi instan terlalu sering, risiko hipertensi juga makin tinggi,” kata dr. Resthie.

Selain itu, mi instan dapat memicu obesitas bagi orang-orang yang doyan menyantapnya. Masih menurut dr. Resthie, dalam porsi yang sama, mi instan mengandung kalori yang lebih tinggi dibandingkan nasi, kentang, atau makanan karbohidrat lainnya. Ini berarti mi instan turut berperan pada kelebihan berat badan dan obesitas.

Mi instan juga berdampak terhadap kesehatan jantung. Konsumsi mi instan lebih dari 2 kali dalam seminggu terkait dengan peningkatan kejadian sindrom kardio-metabolik sebesar 68%. Sindrom kardio-metabolik adalah suatu rangkaian masalah kesehatan yang menyangkut organ jantung dan pembuluh darah, ginjal, sistem metabolik tubuh, sistem pembekuan darah, dan peradangan.

Satu bahaya lagi yang mengintai dari mi instan adalah mengandung karbohidrat sederhana. Zat ini menyebabkan peningkatan gula darah dengan cepat, dan lama-kelamaan risiko diabetes mellitus pun ikut meningkat.

Dengan bahayanya bumbu mi instan yang mengandung natrium berlebih, dr. Resthie menyarankan untuk tidak memasukkan semua bumbu ke dalam mi instan yang akan disantap. “Meski ini bisa mengurangi cita rasa mi instan, lebih baik dikurangi menjadi separuh bumbu saja,” ujar dr. Resthie.

Jika ingin memantapkan rasa, Anda bisa juga menambahkan penyedap rasa alami seperti bawang merah, bawang putih, daun bawang, atau cabai.

Cara lainnya agar mi instan lebih sehat adalah dengan menyajikannya bersama dengan sayuran serta sumber protein lainnya. Sayuran yang cocok untuk menemani mi instan, antara lain wortel, buncis, taoge, tomat, dan sawi hijau.

Selain itu, hindari menyantap mi instan dalam keadaan polos, tanpa tambahan gizi apa pun. Ada beberapa orang yang senang mengonsumsi mi instan yang masih kering – atau istilahnya dikremes makan mentah – lalu hanya ditambahkan bumbu. Ini tentu saja bukan cara memakan mi instan yang sehat.

Manfaat Bawang Putih

Nah, kembali membahas bawang putih. Tidak ada penelitian yang spesifik menyatakan bahwa bawang putih bisa menurunkan efek negatif mi instan. Namun faktanya bawang putih memang berkhasiat untuk kesehatan.

Dengan segala buruknya kandungan yang ada di mi instan, bawang putih diharapkan bisa menjadi semacam perisai untuk menekan risiko penyakit akibat mi instan. Berikut ini adalah beberapa manfaat bawang putih menurut dr. Jesicca:

Menurunkan tekanan darah tinggi

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi bawang putih dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 7-8 persen pada penderita tekanan darah tinggi, atau hipertensi.

Mencegah pengerasan pembuluh darah

Konsumsi bawang putih dapat menekan efek pengerasan pembuluh darah yang sering meningkat seiring bertambahnya usia. Dengan menjaga kesehatan pembuluh darah, maka bawang putih dapat berperan dalam melindungi jantung. Satu siung bawang putih setiap hari dapat membantu memelihara kesehatan jantung Anda.

Nah, alasan Jack Ma selalu sedia bawang putih saat menyantap mi instan, ternyata ada baiknya juga. Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat dari bawang putih adalah dengan mengonsumsinya dalam keadaan mentah atau setengah matang. Bawang putih yang dimasak pada suhu panas dapat merusak kandungan alisin di dalamnya. Anda bisa mengonsumsi 2-4 siung bawang putih per harinya. Meski demikian, tetap batasi konsumsinya agar tidak berlebihan ya. (ARP)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*