Breaking News!

Sahat Sinurat, Caleg DPD RI Termuda Yang Diberangkatkan PGI

?

Jakarta, majalahspektrum.com – SAHAT Martin Philip Sinurat yang baru saja menyudahi periode kepemimpinannya di PP GMKI menjadi calon legislative untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI termuda yang didoakan dan diberangkatkan oleh Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPH PGI) di Grha Oikumene PGI, Salemba 10 Jakarta, Rabu (27/9/2018) malam.

Dalam malam doa dan pemberangkatan oleh PGI kepada para caleg kristiani itu, Sahat mewakili caleg DPR diberi kesempatan memberikan sepatah-dua kata karena termuda. Dalam kesempatannya, Sahat mengatakan terima kasih atas doa pemberangkatan oleh PGI bagi para caleg dan dirinya.

“Sudah menjadi tanggungjawab gereja memang memberangkatkan dengan doa para jemaatnya yang maju di kontes pemilu. Saya berjanji akan memegang teguh pesan pastoral yang diberikan oleh PGI,” kata Sahat.

Dalam kesempatan berbeda, saat Kongres GMKI di Bogor, 12-19 September 2018 kemarin, Sahat mengungkapkan bahwa dirinya konsisten mengambdi pada masyarakat, memperjuangkan masyarakat saat di GMKI sebagai ketua maupun di kontestan politik Pemilu 2019 sebagai Caleg dengan memilih kalur DPD RI.

“Meski banyak tawaran dari Parpol, namun saya pilih DPD karena tidak terikat kepentingan Parpol dan murni memperjuangkan nasib rakyat,” ungkapnya di Hotel Green Forest Bogor, medio September kemarin.

Sementara, Ketua Umum MPH PGI, Pdt, Dr, Henriete T Hutabarat Lebang dalam pesan pastoralnya mengatakan momentum Pemilu 2019 adalah sebuah pesta demokrasi yang merupakan sebuah perayaan konstestasi politik yang beradab dan bermartabat.

“Saya berharap saudara-saudara yang menjadi caleg agar menjaga etika dengan menjadi Garam dan Terang bagi masyarakat dan bangsa. Tunjukan karakter dan perilaku yang baik, jangan menggunakan isu SARA dan jadilah wakil rakyat yang jujur dan masyarakat yang termarjinalkan  tanpa membedakan agama dan suku,” kata Henriete di Grha Oikumene PGI, Salemba 10, Jakarta, Rabu (27/9/2018) malam.

Ada 5 poin pesan pastoral PGI yang disampaikan pada acara itu. Beberapa pesan di antaranya yakni; para caleg menghindari hal-hal atau isu sensitive yang berpotensi memecah-belah bangsa, jangan memanipulasi isu hanya demi perolehan suara.

“Jangan melakukan money politik sebagai bentuk pendidikan karakter bagi masyarakat. Money politik meninggalkan budaya prilaku buruk kepada masyarakat,” tegasnya.

“Jika terpilih menjadi legislatif, pergunakanlah kuasa dan kewenangan dengan rasa syukur dan takut akan Tuhan,” tambah Henriete.

Hadir dalam malam doa pemberangkatan para caleg tersebut, Ketua Komisi V yang juga Ketua Fraksi MPR partai Gerinda dan Ketua Sonode GMIT, Ferry Djemy Francis, para Caleg dari Parpol PDIP, Golkar, Nasdem, Gerindra, PKB, PAN, PPP, Hanura, Perindo dan PSI baik tingkat DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten dari berbagai dapil se-Indonesia.

Selain para caleg incumbent dan baru DPR/DPRD, hadir pula para Caleg DPD RI, baik petahana maupun baru mencalonkan, salah satunya adalah mantan Ketua Umum PP GMKI periode yang lalu, Sahat Philips Sinurat. Sahat maju menjadi Caleg DPD RI Dapil Riau. (ARP)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*