Ada Trik Intrik, Preases Berharap Sidang Sinode Distrik VIII Jakarta Berjalan Damai

Iklan Kominfo
IKLAN BPK PENABUR

Jakarta, majalahspektrum.com –  JELANG Sinode Godang Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) pada Oktober 2020 mendatang, setiap wilayah Distrik HKBP tengah menggelar sidang sinode yang salah satu tujuannya adalah memilih utusan ke Sinode Godang, termasuk Distrik VIII Jakarta.

Preases (Kepala Wilayah Pelayanan) Distrik VIII Jakarta, Pdt, Midian KH Sirait, S.Th mengatakan, seharusnya, sesuai dengan aturan yang baru, yang disahkan pada Sinode Godang kerja Tahun 2018, dan petunjuk Ephorus (pimpinan pusat) HKBP, sinode Distrik seharusnya digelar di rentang bulan Mei hingga Juli.

“Namun karena wabah virus Corona (COVID-19) saat ini, baru bisa kita laksanakan di bulan Agustus ini. Selama 3 bulan kan gereja kita (HKBP) juga tidak melakukan ibadah live tetapi online karena zona merah corona,” kata Pdt, Midian Sirait usai acara pembukaan Sinode Distrik VIII Jakarta, Selasa (18/8/2020) malam.

Untuk diketahui, sidang sinode Distrik VIII Jakarta berlangsung dari hari Selasa hingga Kamis (18-20 Agustus 2020) di Hotel Novotel, Gunung Sahari, Jakarta.

Sejumlah agenda penting dalam sidang tersebut diantaranya memilih utusan dari Distrik VIII Jakarta ke Sinode Godang HKBP, Oktober 2020 di Pearaja, Tarutung, Sumut. Kemudian memilih 5 calon preases mewakili Distrik VIII Jakarta, memilih Majelis Pekerja Sinode Pusat dan Distrik HKBP. Saat ini Distrik VIII Jakarta memiliki 53 gereja Ressort, dimana tiap-tiap gereja Ressort mengirim utusannya sebanyak 3 orang ke Sidang Sinode Distrik.

“Menurut Quota yang ditetapkan untuk Distrik Jakarta, secara proposional akan ada sebanyak 64 perwakilan utusan ke Sinode Godang terdiri dari 32 dari unsur Pendeta dan 32 orang dari unsur non Pendeta yang akan dipilih di sini (Sinode Distrik). 5 orang Pendeta untuk dicalonkan sebagai Preases mewakili Jakarta dan 2 Orang MPS yang terdiri dari 1 dari unsur Pendeta dan 1 orang dari unsur non pendeta,” terangnya.

Hal yang sudah lumrah bila di setiap acara pemilihan terjadi gesekan atau gejolak. Oleh karena itu, Preases Midian Sirait berharap Sidang Sinode Distrik VIII Jakarta dapat berjalan Lancar, Damai dan hasilnya dapat diterima semua pihak.

“Mohon dukungan doanya agar berjalan aman dan damai karena Ini kan pekerjaan Tuhan. Memang ada trik intrik yang terjadi yang dterima panitia sidang, itu kan pekerjaan manusia. Mari kita jalankan sidang sinode distrik ini dengan damai,” harap Midian Sirait.

Baca Juga : (MPSD VIII Jakarta Ingin Ada Komisi Kode Etik Pendeta di HKBP )

Selain dapat berjalan damai dan dapat diterima semua pihak, lewat sidang sinode distrik Jakarta ini juga Preases Midian Sirait berharap lahir dan terpilih calon-calon, baik calon Peserta Utusan Sinode Godang, Calon Preases dan MPS, yang terbaik dan berkualitas.

“Karena Distrik ini kan berada di Ibu Kota Negara yang mana banyak dihuni SDM-SDM yang mumpuni, yang terbaiklah yang terpilih,” harapnya lagi.

Bebeda dengan sidang sinode distrik lainnya, di sidang sinode distrik VIII Jakarta agenda pemilihan pertama adalah untuk memilih Peserta Utusan Sinode godang lalu dilanjut dengan pemilihan calon lainnya (Preases, MPS, MPSD). (ARP)

“Ya agar tidak mengurangi quota dari Distrik Jakarta ke Sinode Godang dimana bagi peserta sidang sinode yang terpilih sebagi calon Preases, MPS dan MPSD namun tidak terpilih sebagai peserta utusan dapat ikut di Sinode Godang sebagai peserta,” tandasnya. (ARP)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan