Ruchul Ma’ani Dianugerahi “Tokoh Muda Islam Inspiratif” oleh PERWAMKI

Iklan Kominfo
IKLAN BPK PENABUR

Jakarta, majalahspektrum.com – CUCU dari pendiri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur, Ruchul Ma’ani meraih penghargaan dari Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI) sebagai “Tokoh Muda Islam”. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka HUT Ke-17 PERWAMKI di Hotel, Aston, Pondok Indah, Kalarta Selatan, Selasa (10/11/2020).

Oleh PERWAMKI, Ruchul Ma’ani dianggap mewakili intelektual muda Islam yang menentang radikalisme dan intoleransi serta fokus pada pemberdayaan pemuda islam bagi Indonesia dengan mendirikan Gontor for NKR (G4NKRI).

Ruchul dikenal sebagai bagian dari gerakan moderasi Islam untuk menjadi solusi bagi problematika peradaban dunia dan tidak terjebak pada radikalisme, fundamentalisme, dan ekstremisme.

Dalam malam penganugerahan penghargaan kepada sejumlah tokoh dari 17 kategori, dalam acara Perayaan puncak HUT Ke-17 PERWAMKI, Ruchul diberikan kesempatan “Orasi Kebangsaan”.

Hari jadi PERWAMKI sendiri sebenarnya jatuh pada Tanggal 28 Oktober, bertepatan dengan “Hari Sumpah Pemuda” tetapi dirayakan pada Tanggal 10 November bertepatan dengan “Hari Pahlawan”. Sebelumnya pada Tanggal 28 Oktober, PERWAMKI mengadakan diskusi Kebangsaan secara webinar.

Dalam orasinya, Ruchul mengajak semua anak muda bangsa, bergandengan tangan berperan dalam pembangunan bangsa tanpa memandang perbedaan Agama, Suku dan Ras.

“Jangan ada Persekusi. Persekusi itu lebih kejam dari pembunuhan. Islam dalam Alquran tidak mengajarkan persekusi, Islam adalah agama damai seperti yang disuarakan nabi Muhamad SAW,” kata Ruchul

Saat Pemilu Presiden RI, Rachul bersama alumni Pesantren Gontor mendukung capres Jolo Widodo-Ma’aruf Amin.

“Bertempat di Rumah Kerja Relawan #01 Jakarta oleh komunitas di dalam jajaran alumni Pondok Modern Gontor yang bernama Gontorians for NKRI (G4NKRI), murni merupakan hasil ijtihad politik kami yang tergabung dalam komunitas G4NKRI setelah mencermati dinamika politik Indonesia dalam 5 (lima) tahun terakir,” kata Ruchul Ma’ani kala itu, Selasa (29/1/2019). (ARP)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan