Pesan Ketum PBNU dan Ketua Harian BISMA Saat Kunjungi Katedral Makasar

Jakarta, majalahspektrum.com – SEBAGAI bentuk dukungan moral sesama anak bangsa, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH, Said Aqil Siroj bmengunjungi Gereja Katedral MakassarMinggu (11/4/2021).  Kunjungan tersebut terkait adanya peristiwa terorisme bpm bunuh diri di depan gereja Katedral Makasar sekitar Tiga minggu yang lalu 

Diketahui, teror bom bunuh diri tersebut memakan korban jiwa meninggal ndunia 2 orang yang merupakan pasangan suami-isteri yang  merupakan pelaku teror dan sejumlah korban luka-luka yang merupakan penjaga dan jemaat gereja 

Dari Jakarta, kunjungan Said Aqil ditemani pleh Ketua Harian Bada  Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA) wadah kerukunan umat beragama, Dr, John Palinggi,MBA. Kedatangan mereka disambut oleh Uskup Agung Makasar, Johannes Liku Ada dan jemaat Katolik Paroki Katedral Makasar sekitar pukul 10 WITA. Pada hari itu bertepatan dengan Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Makasar yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung. 

Said Aqil mengaku senang dapat berkunjung ke Gereja Katedral Makassar. Ia turutn menyampaikan duka mendalam atas ledakan bom di depan Gereja Katedral Makasar. “Alhamdulillah saya bersyukur bisa sampai ke sini, pada hari ini semata-mata ingin berkabung, menyampaikan duka bom bunuh diri minggu lalu,” katanya. 

“Saya datang ingin memberikan  support agar moral umat Katolik di Makassar tidak down. Harus optimistidak perlu takut,. ngapain  takuttapi harus waspada,” sambung Said Aqil.  

Sementara, Ketua Harian BISMA Dr, John N Palinggi mengatakan, bahwa perbedaan merupakan dinamika demokrasi yang telah diatur Tuhan. Oleh karena itu peristiwa ledakan bom di Gereja Katedral Makassar justru menguatkan umat untuk bersatu. 

Bahwa ada perbedaan itu dinamika demokrasi, jangan terlalu dipikirkan karena itu bersumber dari Allah, Tuhan Yang Maha Esa, jadi  apa pun jalan hidup kita pasti diatur oleh Tuhan, jangan  kita  sesali  berbagai  haltapi  kita doakan  semua  jadi  baik,” imbaunya. 

John berharapperdamaian akan selalu ada dan tercipta di Indonesia. “Dengan pertemuan hari inidengan mendekatkan umat Allah satu dengan yang lainnya  berharap akan tercapai kemaslahatan, kesejahteraan, kedamaian hati dan kerukunan agar kita bisa membangun rumah tangga bangsa ini,” tutur John.  

Dalam kunjangan itu. rombongan Said Aqil dan John Palinggi ditemani Kapolda Sulawesi Selatan dan tokoh masyarakat setempat. Mereka sempat bertemu dengan korban bom luka-luka. Selain dukungan moril John Palinggi juga memberikan bantuan dukungan materil. (ARP) 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan