Balige, Sumatera Utara, majalahspektrum.com – RENCANA Yayasan Kesehatan gereja Huria Kristen Batak Protestan (Yakes HKBP) untuk mengembalikan kejayaan Rumah Sakit (RS.) HKBP Balige mulai kelihatan. Hal itu ditandai dengan dimulainya pembangunan Diagnostic Centre. Sebelumnya, Yakes HKBP telah melakukan pembaharuan dan penyegaran direksi di RS. HKBP Balige dan upaya peningkatan kualitas pengajar di Akademi Perawat HKBP.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung Diagnostic Centre telah dilakukan di area Rumah Sakit HKBP, jalan Gereja, Balige, pada Senin, 28 Juni 2021. Menurut Ketua Yakes HKBP, Letjen (Purn) Hinsa Siburian, peletakan batu pertama pembangunan Diagnostic Centre tersebut sebagai momentum kembalinya kejayaan RS HKBP sebagai Rujukan di Tapanuli Raya, Balige-Sumatera Utara.
Untuk mendeteksi penyakit dan menentukan resiko serta memantau perkembangan penyakit dan perkembangan pengobatan selama ini banyak dirujuk ke RS yang ada di Medan bahkan ke Penang, Malaysia. Kehadiran Diagnostic Centre Rumah Sakit HKBP dianggap sebagai hal yang krusial dan penting.
“Kami selaku pimpinan HKBP mengapresiasi dilaksanakannya peletakan batu pertama gedung Diagnostic Centre Rumah Sakit HKBP Balige, terutama peran Pengurus Yayasan yang telah bersusah payah untuk berkontribusi membangun kembali kejayaan Rumah Sakit HKBP,” kata Ephorus HKBP, yang diwakili Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. DR, Debora Purada Sinaga, MTh dalam sambutannya. Demikian keterangan tertulis Pengurus Yayasan Kesehatan HKBP yang diterima redaksi majalahspektrum.com, Selasa (6/7/2021) kemarin.
Tak lupa, Pdt, Debora juga menyampaikan terimakasih atas peran Jenderal Luhut Binsar Panjaitan sebagai putra HKBP dalam memajukan Yayasan Kesehatan, bahkan bidang Pendidikan, Jaminan Pensiun dan usaha perekonomian HKBP.
“Kita berharap Pak LBP semakin diberikan Tuhan Kesehata, panjang umur dan kesuksesan,” ungkapnya. “Termasuk kepada para Donatur dan seluruh Warga HKBP yang telah berkontribusi dan juga tokoh masyarakat. Pada kesempatan ini, mohonlah bantuan Bapak Sintua OF Pardede untuk sertifikat tanah,” sambung Debora.
Pdt, Debora juga berpesan kepada Pemkab Toba agar dapat juga membantu kelancaran pembangunan Pusat Diagnosa Rumah Sakit ini.
“Bupati lama Bapak Darwin Siagian sudah banyak memberikan bantuan. Bapak Ir Poltak Sitorus tentu akan lebih meningkat . Kehadiran Bapak sungguh sangat bermakna,” tutur Debora.
Tak lupa Pdt, Debora juga berpesan kepada semua dokter, perawat dan seluruh staf yang dipimpin oleh pelaksana Direktur, dr. Benny Sinaga, SpB, agar membangun hubungan yang harmonis, menjalin komunikasi yang baik dan saling menopang.
“Dukunglah Pengurus Yayasan masa bakti tahun 2020-2024. Kiranya Rumah Sakit semakin jaya dan semakin menjadi berkat bagi dunia,” imbaunya.
Tampak hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut; Ketua Yayasan Kesehatan HKBP Letjen Purn. Hinsa Siburian, Sekretaris dr. Togar Siallagan, M.M, AAK, Bendahara Nursinta Sinambela SE, MMTI, dr. Bonar Sinaga SpOG, Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Balige dr. Benny Sinaga, SpB dan para Kepala Bidang dan staf di Rumah Sakit HKBP.
Hadir juga Bupati Toba Ir. Poltak Sitorus, M.Sc didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr.Juliwan Hutapea, tokoh masyarakat St. OF Pardede dan ratusan undangan tamu.
Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan HKBP Letnan Jenderal Purn. Hinsa Siburian dalam sambutannya menyampaikan pembangunan diagnostic centre merupakan momentum kembalinya kejayaan Rumah Sakit HKBP sebagai rujukan terbaik di Tapanuli. Pembangunan diagnostic centre untuk merespon maraknya warga HKBP yang berobat ke Penang, Malaysia.
“Ini merupakan semangat awal dalam membangun RS HKBP secara menyeluruh. Kita akan kerjakan secara bertahap. Terimakasih kepada seluruh pihak terutama kepada semua umat HKBP dan seluruh simpatisan,” kata Hinsa.
Pembangunan RS HKBP Balige, beber Hinsa, akan dilakukan secara bertahap. Saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan kementerian terkait. “Sedang koordinasi dengan Puspera seperti pembangunan Rusunawa, semoga tahun ini,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kesatuan, Hinsa yakin Tuhan akan memberi pertolongan. “Tuhan Maha Pemurah dan Maha Kaya. Dengan semangat keimanan kita, baik sebagai warga HKBP dan juga sebagai orang Batak, saya yakin kejayaan Rumah Sakit ini akan kembali,” kata Hinsa lagi.
Sementara, Bupati Toba Ir. Poltak Sitorus, M.Sc mengucapkan terimakasih atas peran Rumah Sakit HKBP dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada Warga terutama masyarakat Toba.
“Kami mengucapkan selamat dan siap mendukung pembangunan Diagnostic Centre RS HKBP. Tuhan memberkati ,” kata Poltak. (ARP)
Be the first to comment