7 Keunggulan IKN di Kalimantan Daripada Jakarta

gbi shalom

Jakarta, majalahspektrum.com – TERCATAT, sedikitnya ada 7 keunggulan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia berada di Kalimantan daripada berada di Jakarta yang dikemukakan pengamat ekonomi-Politik, Dr, John N Palinggi, MBA yakni;

  1. Polusi Udara dan Air

Menurut John Palinggi, polusi udara di Jakarta saat ini sangat tercemar yang tingkat kebersihannya sudah di melampaui batas normal udara sehat. Pun dengan air di Jakarta sudah sangat tercemar oleh limbah.

“Sampai-sampai kalau kita berlama-lama berada di luar ruangan bisa kena penyakit paru-paru. Air pun sudah tercemar limbah dan volume air tanah di Jakarta sudah semakin menyusut yang mengakibatkan daratan tanah di Jakarta tiap tahunnya turun, lebih rendah dari permukaan laut. Berbeda dengan di Kalimantan yang masih asri dan hijau karena banyak hutan,” kata John yang juga Ketua Umum DPP ARDIN (Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia) saat dijumpai majalahspektrum.com di kantornya, Menteng, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

  1. Pemerataan Pembangunan dan Strategis

Keberadaan Ibu Kota Negara di Kalimantan dapat mewujudkan pemerataan pembangunan Indonesia bukan saja, seperti selama ini hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Dengan keberadaan IKN di Kalimantan dibarengi adanya pembangunan infrastruktur yang sejurus kemudian akan mendatangkan investor swasta dan asing yang berdampak pada usaha perekonomian dan terbuka lapangan kerja.

“Kalimantan sangat startegis karena berada di tengah-tengah antara Aceh dan Papua. Selain itu, Kalimantan memiliki wilayah hunian yang lebih luas, jumlah penduduk di Kalimantan saat ini hanya 16 juta 250 ribu jiwa, bandingkan dengan pulau jawa yang sudah mencapai 150 juta jiwa,” terang John.

  1. Aman dan Kondusif

IKN di Kalimantan lebih aman dan kondusif, tidak aka nada aksi-aksi demonstrasi yang mengganggu mobilitas dunia usaha bisnis dan pemerintahan. Sedang di Jakarta, terlalu sering adanya aksi demonstrasi karena terlalu mudahnya transportasi massal dan padatnya jumlah penduduk, baik di Jakarta maupun warga yang berada di wilayah yang berada di sekitaran Jakarta.

“Orang Kalimantan itu memiliki karakter dan budaya yang tidak suka demo, mereka alergi dengan demo,” ujar John.

  1. Aman Dari Bencana Alam

Kalimantan saat ini dan akan datang aman dari bencana alam. Berbeda dengan Jakarta yang kerap diterjang banjir akibat hujan maupun Rob. Selain itu, Jakarta berpotensi terdampak gempa dari letusan gunung berapi yang ada di wilayah yang dekat dengan Jakarta seperti anak gunung Krakatau dan lainnya serta gempa akibat patahan lempengan bumi di bawah laut yang berpotensi tsunami.

“Tidak ada gunung merapi dan banjir. Sedang Jakarta saat ini kerap diterjang banjir dan berpotensi terdampak gempa bencana alam,” jelasnya.

  1. Jauh Dari Kemacetan

Kemacetan adalah masalah paling krusial di Jakarta yang tidak akan ditemui di IKN baru Kalimantan. Akibat kemacetan jalan dapat mengganggu mobilitas warga yang berakibat kurang maksimalnya segala urusan warga, baik urusan bisnis, Keluarga dan lainnya.

“Saya saja mau ke rumah sakit dekat rumah yang mestinya dapat ditempuh dengan waktu 17 menit karena macet jadi 1,5 jam,” ungkap John.

  1. Ikon Negara Dibangun Dengan Budaya Sendiri

IKN di Kalimantan akan dibangun dengan kekayaan budaya dan design anak bangsa sendiri, tidak seperti Jakarta yang merupakan warisan Belanda.

“Istana Presiden di Jakarta adalah bangunan peninggalan Belanda. Di Kalimantan nanti akan dibangun istana presiden dan wakil presiden berciri khas budaya Indonesia yang diarsiteki orang Indonesia yakni I Nyoman. Kantor-kantor Kementerian pun akan demikian,” kata John, Konsultan Keamanan dan Mediator resmi Negara ini.

  1. Kalimantan Kaya SDA

Selain Papua, Kalimantan dikenal sebagai penyumbang pemasukan APBN terbesar karena memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Besarnya SDA di Kalimantan tentunya harus dijaga dengan baik agar tak dikuasai asing. Dengan adanya IKN di Kalimantan akan dapat menjaga SDA di Kalimantan dengan Maksimal.

“Kalimantan penghasil kayu, ada batubara, emas dan lainnya. Dengan keberadaan Ibu Kota Negara di Kalimantan akan menambah wibawa Indonesia di dunia internasional karena letaknya yang strategis, asri, nyaman dan megah tertata rapih hasil karya bangsa sendiri,” beber John.

Baca Juga : ( Yakin Pembangunan IKN Tidak Akan Bebani APBN )

Atas alasan-alasan tersebut John sangat mendukung perpindahan ibu kota Negara ke Kalimantan, dan ia yakin pembangunan IKN baru tidak akan membebani APBN. (ARP)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan