Jakarta, majalahspektrum.com – KEPIAWAIANNYA dalam riset dan Kepemimpinan di Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (MPK Indonesia) menarik simpatik negara untuk menjadikannya sosok penting di Kementerian Pendidikan Indonesia.
Di tangan sosok kreatif dan inovatif ini pendidikan kristen di Indonesia melalui MPK menemukan geliat baru. Kerinduannya akan tranformasi Sekolah-sekolah kristen di Indonesia bukan sekedar angan-angan tetapi sungguh ia tuangkan dalam Visi-Misi. Strukrur Organisasi, Strategi pencapaian dan program MPK, menciptakan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam dan luar negeri guna meningkatkan kualitas sekolah kristen di Indonesia, khususnya di Daerah-daerah tertinggal.
Bukan tanpa alasan PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Krustiani Indonesia) dalam rangka HUT-nya Tahun 2024. berniat memberikan penganugerahaan sebagai Tokoh Inspiratif Pendidikan Kristen di Indonesia kepada sosok Handi Irawan Djuwadi, M.BA, M.Com. sayang karena berbenturan dengan Sidang Raya PGI di Toraja, acara dan niatan itu pupus. Namun, penghargaan dan penganugerahan itu akhirnya datang dari negara.

Pada Tahun 2025, Handi Irawan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dangkat sebagai anggota Dewan Pendidikan Tinggi (DPT). Tak sampai di situ, Baru-baru ini, Maret 2026, ia juga diangkat dan dilantik sebagai anggota Dewan Pendidikan Nasional (DPN) Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031 oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.,.

Baca Juga : ( Mendikdasmen Sambut Baik Pandangan dan Masukan MPK Soal Masalah Pendidikan di Indonesia )
Selain di MPK, Handi Irawan juga dipercaya sebagai Dewan Penasihat Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Kristen Indonesia (BKPTKI) serta Dewan Kehormatan Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) yang menaungi berbagai perguruan tinggi dan sekolah tinggi teologia di Indonesia.
Pelayanan di MPK Indonesia
Sebagai Ketua Umum Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (MPK) periode 2022 – 2027, Handi Irawan adalah sosok pemimpin yang visioner, mampu mengkomunikasikan visi-misi MPK dan mengerakan orang-orang di kepengurusan MPK. Ia juga seorang ahli strategi dan memiliki perencanaan target pencapaian serta riset evaluasi kinerja dalam mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan guna mewujudkan Visi-misi MPK.
Dalam perjumpaan dengan majalahspektrum.com Handi mengungkapkan; Pelayanannya di MPK didasari nats firman Tuhan dari kitab Amsal 3:27 “Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya”.
Untuk diketahui, Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia merupakan lembaga nirlaba yang didirikan pada Juni 1950 oleh beberapa tokoh Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (DGI) yang dalam perkembangannya menjadi Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). Sebelumnya organisasi ini dikenal sebagai Majelis Pusat Pendidikan Kristen di Indonesia (MPPK). Perkembangan selanjutnya oleh Kongres XIII MPPK tahun 2000 di Yogyakarta berubah menjadi MPK (Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia). Kini MPK menjadi organisasi nasional yang mandiri dan menaungi yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data 2021 jumlah anggota MPK sebanyak 383 yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen di seluruh Indonesia dengan jumlah satuan pendidikan kurang lebih 6.000 (PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK). Melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah Kristen, perguruan tinggi, dan organisasi-organisasi lain, MPK berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Kristen di Indonesia.
Setelah 10 tahun menjadi Dewan Pengawas MPK. Saat Handi menjadi Ketua Umum MPK membentuk tim 7 untuk merumuskan, memformulasikan visi-misi dan strategi MPK yang baru. Saat ini MPK memiliki 6 bidang dari sebelumnya 3 bidang. Masing-masing bidang memiliki 3 komisi dan semuanya mempunyai GPA (Grade Point Avereage) sebagai bahan evaluasi dan perubahan strategi guna menggapai visi-misi.
Adapun Visi MPK adalah; “Menjadi lembaga yang mempercepat proses transformasi sekolah Kristen yang mampu menghasilkan lulusan siswa yang unggul, adaptif, mampu memimpin, pemberi dampak positif, dan berkarakter Kristiani dan Misi MPK yakni ;
1. Membangun kolaborasi antar semua stakeholder sehingga menghasilkan proses pembelajaran yang berkualitas.
2. Mempercepat proses digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah.
3. Membantu sekolah Kristen yang tertinggal dengan meningkatkan kompetensi guru, kurikulum, dan infrastruktur.
4. Mendorong industri untuk bekerjasama dengan Sekolah-Sekolah Kristen
5. Membangun jejaring dengan semua Sekolah-Sekolah Kristen di Indonesia dan dunia untuk menciptakan budaya inovasi dan kreatif.
Untuk mencapai visi dan misi tersebut, MPK dibawah keoemimpinan Handi memiliki 7 (Seven) Strong, yakni; 1. Strong MPK Wilayah, 2.Strong Financial, 3. Strong Strategy (Product), 4. Strong Staff, 5. Strong Brand, 6. Strong Partnership dan 7. Strong Pray.
Guna menciptakan guru dan sekolah kristen berkualitas sesuai dengan misi MPK, khususnya terhadap sekolah kristen 3T (Terpuruk, Tertinggal, Terlupakan), MPK juga telah melakukan upaya kerjasama dengan ACSI soal sertifikasi guru kristen internasional. Penandataganan MoU MPK dengan ACSI dilakukan di Amerika (USA) pada, 17 April 2024 lalu.
“Langkah-langkah yang akan dilakukan yakni; MPK akan membentuk Yayasan bersama ACSI America di Indonesia. Fokus pelayanan yayasan ACSI MPK Ini nantinya adalah memberi Akreditasi Sekolah dan Sertifikasi Kristen Guru. Dan Sertifikasi guru ini dalam jangka panjang akan meningkatkan Reputasi sekolah kristen,” kata Handi saat acara Konfernas MPK, Juni 2024 lalu.
Diilhami nats Mazmur 37:25 “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti”. Handi Irawan tak takut perusahaannya Bangkrut karena sibuk / lebih fokus mengurusi MPK.
“Orang benar tidak akan ditinggalkan Tuhan. Anak-cucunya tidak akan meminta-minta Roti,” kata Handi yakin mengutip nats Alkitab saat dijumpai majalahspektrum.com di kantornya, Kelapa Gading, Jakut, September 2024 lalu.

Riwayat Hidup dan Pendidikan Handi Irawan
Lahir di Solo, Jawa Tengah, 1 April 1964, Handi Irawan adalah seorang pengusaha dan pakar pemasaran, strategi dan digital di Indonesia. Ia dikenal sebagai CEO dan pendiri dari Frontier, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Riset, Pemasaran, Teknologi dan Digital.
Handi Irawan Djuwadi merupakan inisiator beberapa hari penting dan penghargaan di Indonesia seperti Hari Pelanggan Nasional dan Top Brand Award. Tak terhitung buku marketing dan buku tentang bagaimana menumbuhkembangjan Pendidikan Kristen di Indonedia ditulisnya.
Sejak kecil, Handi adalah orang yang suka belajar dan mengajar. Saat duduk di bangku Sekolah Menegah Pertama (SMP), ia kerap diminta teman-temannya mengajari Matematika dan Fisika saat guru berhalangan hadir mengajar.
Saat studi S1 di IPB, penyuka ilmu pasti ini menjadi asisten dosen mata kuliah matematika. Pun Saat melanjutkan studi S2 (Magister) di Australia ia menjadi asisten dosen untuk mata kuliah Annalysis Quantitatif Marketing atau Statistik Terapan. Sempat studi Doktoral (P.hd) selama 2 tahun, namun tak diselesaikannya, padahal tinggal 1 tahun lagi akan lulus.
Selama 12 tahun Handi mengajar di program Magister Management (MM) Universitas Indonesia (UI) untuk mata kuliar Marketing, Statistik dan Marketing Research.
Penulis : Agus R Panjaitan

Be the first to comment