Belajar Dari Tulah Atas Bangsa Mesir

gbi shalom

Jakarta, majalaahspektrum.com – KITAB Keluaran 8 ayat 9-10: “Kata Musa kepada Firaun: “Silakanlah tuanku katakan kepadaku, bila aku akan berdoa untukmu, untuk pegawaimu dan rakyatmu, supaya katak-katak itu dilenyapkan dari padamu dan dari rumah-rumahmu, dan hanya tinggal di sungai Nil saja.

Jawab Firaaun: “Besok.” Lalu kata Musa: “Jadilah seperti katamu itu, supaya tuanku mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti TUHAN, Allah kami”.

Ketika umat Israel dalam perbudakan oleh bangsa Mesir yang dipimpin Raja Firaun, Tuhan mengirimkan 10 tulah yang berbeda untuk mencoba meyakinkan Firaun agar membiarkan bangsa Israel pergi, bebas dari perbudakan. Salah satu tulah ittu adalah wabah katak!.

Akibat tulah ittu, Orang-orang Mesir begitu sengsara dan Firaun akhirnya berkata, “Musa, kami telah terima pelajaran kami. Bangsa Israel boleh pergi sekarang.  Tolong mintakan Allahmu untuk menghentikan tulah katak ini. “Musa berkata,” Aku akan melakukannya, Firaun. tapi Kapan kamu mau ijinkan kami… “.

Kita mungkin berpikir Firaun akan berkata,” Sekarang  juga” Tapi tidak, Firaun berkata, “BESOK! baru boleh bawa mereka pergi. Dengan jawaban seperti itu (“besok”), sama saja dengan dia berkata,” aku masih bisa tahan dengan katak-katak ini satu malam lagi”.

Renungan untuk kita, nerapa kali kita melakukan hal yang sama? ” aku akan memaafkan, tapi aku akan melakukannya besok. Aku akan bersikap lebih baik. Aku akan berhenti mengkhawatirkan masalah ini … besok. Kita berkata sama seperti Firaun,” aku masih bisa tahan dengan ini kecanduan atau kebiasaan buruk ini satu hari lagi.

“TIDAK, adalah sikap kita seharusnya,” Aku tidak akan menghabiskan satu malam lagi juga dengan katak, mengenakan yang bukan yang terbaik dari Bapa ku. Tidak mau semalam lagi juga”.

Kenapa kita tidak memulainya hari ini? Hari ini, buat perubahan. Hari ini, pilih untuk memaafkan. Hari ini, berhenti khawatir. Hari ini, benahi hidup kita. Hari ini, ambil langkah iman tuk percaya mukjizat kita. Lepaskan sikap pasif dan menunda-nunda dan singkirkan apa pun yang akan menahan kita berlari pada panggilan Surgawi yang terbaik yang Dia sediakan bagi kita anak -anakNya!

“Selamat hidup berkemenangan hari ini”. (RED)

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan