Sekelumit Masalah di Kabupaten Mamasa dan Permintaan Warga

gbi shalom

Mamasa, majalahspektrum.com – SEKELOMPOK warga di desa Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat , yang menamakan dirinya Masyarakat Pendukung Mamasa Bangkit Maju mengungkapkan sekelumit masalah yang ada di Mamasa dan solusi yang diminta warga agar terwujud keinginan mereka Mamasa bangkin dan maju.

Mereka merasa selama 12 tahun belakangan ini Mamasa tidak mengalami kemajuan sedikitpun malahan semakin terpuruk dan terbelakang. Untuk itu, mereka berharap kepada Agus Butarbutar, St, S.H, seorang advokat yang juga pengusaha kuliner agar maju sebagai bakal calon Bupati (Bacabup) Mamasa pada Pilkada serentak Tahun 2024 mendatang.

Adapun sejumlah masalah yang mereka soroti sekarang ini yang ada di Mamasa yakni; adanya karyawan-karyawan kontrak yang gajinya hamper 4 bulan belum dibayar perusahaan dan tidak ada solusi dari pemerintah setempat. Lalu jalan-jalan umum di Kecamatan Bambang, Nosu, Pana dan wilayah lainnya yang rusak berat, becek berair dan lumpur tak kunjung diperbaiki. Selain itu mereka melihat tidak adanya SOP yang jelas di Puskemas setempat.

“Hampir tidak ada pembangunan infrastruktur di Mamasa, lalu kemana uang anggaran daerahnya?. Pasar-pasar seperti di Lakahan Tabulahan, Tandukkalua dibuat sampai sekarang kosong penjual dan pembeli, pasar yang sudah lama ada malah ditutup diganti dengan patung Kerbau di situ, untu apa coba keberadaan patung tersebut sampai harus menutup pasar tradisional yang sudah ada yang secara tidak langsung menutup pergerakan ekonomi warga,” terang Agus Butarbutar, pemilik Rumah Makan Abbjun di kota Makasar ini kepada majalahspektrum.com,  Kamis (21/7/2022) sore.

Baca Juga : ( Kabupaten Mamasa, Daerah potensial SDA namun seperti Terisolir )

Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 60-an orang tersebut, Rabu (20/7/2022) , warga Nosu juga membuat pernyataan sikap terhadap sekelumit masalah tersebut sebagai sebuah solusi yakni;  Meminta KPK dan Kejagung Jakarta bergerak cepat datang ke Mamasa untuk memeriksa semua anggaran Kabupaten Mamasa, khususnya anggaran yang diperuntukan ke desa-desa selama 12 tahun belakangan ini.

“Semua masyarakat Mamasa harus berubah secara total supaya ada perubahan cepat, baik di bidang Pendidikan, Kesehatan, Isfrastruktur dan ekonomi dengan menghidupkan sektor Pariwisata, Perkebunan dan Pertanian sebagai upaya pembangunan peningkatan perekonomian warga,” tegas Agus.

Baca Juga : ( Prihatin Dengan Mamasa, Agus Butarbutar Bacabup jalur Independen yang didukung waraga gereja dan local )

Sebelum menemui warga Nosu, Agus Butarbutar, sebagai anggota jemaat Gereja Toraja Mamasa (GTM) menghadiri sidang tahunan GTM. Agus mengaku bakal maju sebagai Bacabup Mamasa pada tahun 2024 dari jalur independen (perorangan) atas desakan dan dukungan warga gereja dan warga asli Mamasa. (ARP)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan